Sertifikasi Underwriters Laboratories (UL) dan Standar Internasional UL 1703 serta IEC 61730 untuk Panel Surya

Sertifikasi Underwriters Laboratories (UL) dan Standar Internasional UL 1703 serta IEC 61730 untuk Panel Surya

solarhigh.org, 21 MEI 2025

Penulis: Riyan Wicaksono

Editor: Muhammad Kadafi

Tim Redaksi: Diplomasi Internasional Perusahaan Victory88

Sertifikasi dari Underwriters Laboratories (UL) telah menjadi tolok ukur global untuk menjamin keamanan, kinerja, dan keandalan produk, terutama dalam industri teknologi seperti panel surya. Standar UL 1703 dan IEC 61730, yang sering digunakan bersama-sama, adalah dua standar utama untuk memastikan keselamatan dan keandalan modul fotovoltaik (PV). Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang UL sebagai organisasi sertifikasi, peran sertifikasi UL dalam industri, detail standar UL 1703 dan IEC 61730, bagaimana keduanya saling melengkapi, serta implikasinya dalam pengembangan teknologi surya yang aman dan berkelanjutan.

Apa Itu Underwriters Laboratories (UL)? Is your product UL listed? Underwriters Laboratories Equipment Design and  Safety Standards

Underwriters Laboratories (UL) adalah organisasi independen yang didirikan pada tahun 1894 di Amerika Serikat oleh William Henry Merrill sebagai Underwriters’ Electrical Bureau, bagian dari National Board of Fire Underwriters. Awalnya, UL fokus pada pengujian keselamatan peralatan listrik untuk mencegah risiko kebakaran, namun kini telah berkembang menjadi organisasi global yang menyediakan pengujian, inspeksi, sertifikasi, dan validasi untuk berbagai produk, mulai dari elektronik hingga sistem energi terbarukan.

UL beroperasi di lebih dari 100 negara dengan 64 laboratorium pengujian dan sertifikasi, melayani pelanggan di berbagai sektor industri, termasuk fotovoltaik, peralatan medis, dan perlengkapan rumah tangga. Pada tahun 2012, UL beralih dari organisasi nirlaba menjadi perusahaan for-profit melalui pembentukan UL LLC, yang mengambil alih bisnis pengujian dan sertifikasi produk. UL diakui oleh badan federal AS seperti Occupational Safety and Health Administration (OSHA) sebagai salah satu Nationally Recognized Testing Laboratories (NRTL), menegaskan kredibilitasnya dalam pengujian keselamatan.

Sertifikasi UL menjamin bahwa produk telah melalui pengujian ketat untuk memenuhi standar keselamatan, kinerja, dan keberlanjutan lingkungan. Logo UL pada produk, seperti panel surya, memberikan jaminan kepada konsumen, regulator, dan pemangku kepentingan bahwa produk tersebut aman dan sesuai dengan standar internasional. Di Indonesia, UL telah beroperasi sejak 1990-an dengan kantor resmi di Jakarta, membantu produk lokal memenuhi standar global.

Standar UL 1703: Keselamatan Modul Fotovoltaik UL 1703: Standard for Flat-Plate Photovoltaic Modules and Panels

UL 1703 adalah standar khusus yang dikembangkan oleh UL untuk mengevaluasi keselamatan modul fotovoltaik dan panel surya, terutama untuk aplikasi perumahan dan komersial di Amerika Serikat. Standar ini mencakup persyaratan untuk memastikan bahwa modul PV aman dari risiko seperti kejutan listrik, kebakaran, dan kerusakan mekanis. UL 1703 berfokus pada aspek-aspek berikut:

  • Konstruksi Mekanis: Memastikan modul PV tahan terhadap tekanan lingkungan, seperti angin, hujan, dan beban salju. Pengujian mencakup ketahanan terhadap tekanan mekanis (misalnya, beban statis hingga 2400 Pa) dan dampak fisik (seperti uji jatuh bola baja).

  • Keamanan Listrik: Menguji isolasi listrik, arus bocor, dan ketahanan terhadap korsleting untuk mencegah risiko kejutan listrik atau kebakaran.

  • Ketahanan terhadap Kebakaran: Menilai ketahanan modul terhadap api, termasuk uji penyebaran api dan uji pembakaran (burning brand test) untuk memastikan modul tidak memperburuk kebakaran.

  • Pengujian Lingkungan: Menguji ketahanan modul terhadap kondisi ekstrem, seperti suhu tinggi, kelembapan, dan radiasi UV, untuk memastikan keandalan jangka panjang.

  • Komponen Kritis: Memeriksa kotak sambungan (junction box) dan konektor listrik untuk memastikan perlindungan terhadap debu dan air, biasanya dengan peringkat Ingress Protection (IP) minimal IP65.

UL 1703 dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar Amerika Utara, di mana regulasi keselamatan kebakaran dan listrik sangat ketat. Produk yang lulus uji UL 1703 akan mendapatkan tanda “UL Listed,” yang menunjukkan kepatuhan terhadap standar keselamatan.

Standar IEC 61730: Keselamatan Modul Fotovoltaik Internasional Pemahaman dasar tentang pengujian standar IEC untuk panel  fotovoltaik-pengetahuan-DS energi baru

IEC 61730 adalah standar internasional yang diterbitkan oleh International Electrotechnical Commission (IEC), organisasi global yang mengembangkan standar untuk teknologi listrik dan elektronik. IEC 61730 terdiri dari dua bagian utama:

  • IEC 61730-1: Berfokus pada persyaratan konstruksi modul PV, termasuk bahan, desain, dan komponen seperti kotak sambungan, konektor, dan lapisan isolasi. Standar ini memastikan bahwa modul dibangun dengan bahan yang tahan terhadap degradasi lingkungan dan risiko listrik.

  • IEC 61730-2: Berfokus pada prosedur pengujian untuk memverifikasi keselamatan modul, termasuk uji termal, uji kelembapan, uji isolasi dielektrik, dan uji ketahanan terhadap tekanan mekanis.

IEC 61730 mencakup pengujian yang serupa dengan UL 1703, tetapi dengan pendekatan yang lebih global dan fleksibel untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional. Beberapa pengujian kunci meliputi:

  • Uji Termal Siklus: Menguji ketahanan modul terhadap perubahan suhu ekstrem (dari -40°C hingga 85°C) untuk memastikan stabilitas dalam kondisi iklim yang beragam.

  • Uji Kelembapan-Beku: Menguji ketahanan modul terhadap kombinasi kelembapan tinggi dan suhu rendah, yang umum di wilayah dengan musim dingin.

  • Uji Ketahanan Api: Mirip dengan UL 1703, namun dengan prosedur yang disesuaikan dengan standar internasional seperti EN 13501-5 untuk klasifikasi api.

  • Uji Isolasi Listrik: Memastikan modul aman dari kebocoran arus dan risiko kejutan listrik, dengan pengujian dielektrik hingga 1000 V atau lebih, tergantung pada sistem.

IEC 61730 diakui secara luas di Eropa, Asia, dan wilayah lain, menjadikannya standar yang esensial untuk produsen yang ingin memasuki pasar global.

Penggabungan UL 1703 dan IEC 61730 UL1703 / UL 61730 – PV Module Safety Standards Updates: Making the  Transition | UL Solutions

UL 1703 dan IEC 61730 sering digunakan bersama-sama karena keduanya saling melengkapi dalam memastikan keselamatan dan keandalan modul fotovoltaik. Pada tahun 2016, UL memperbarui standar UL 61730 untuk menyelaraskan dengan IEC 61730, sehingga UL 1703 secara bertahap digantikan oleh UL 61730 di pasar global. Proses harmonisasi ini bertujuan untuk menyederhanakan sertifikasi bagi produsen, memungkinkan mereka memenuhi persyaratan pasar Amerika Utara dan internasional dengan satu set pengujian.

Persamaan antara UL 1703 dan IEC 61730 CEC adopts new IEC PV module testing standard in Australia

  • Fokus pada Keselamatan: Keduanya menekankan perlindungan terhadap risiko listrik, kebakaran, dan kerusakan mekanis.

  • Pengujian Lingkungan: Baik UL 1703 maupun IEC 61730 menguji ketahanan modul terhadap kondisi ekstrem seperti suhu, kelembapan, dan tekanan mekanis.

  • Persyaratan Komponen: Keduanya memeriksa kotak sambungan dan konektor untuk memastikan peringkat IP yang memadai (biasanya IP65 atau lebih tinggi) dan ketahanan terhadap degradasi lingkungan.

Perbedaan Utama

  • Cakupan Geografis: UL 1703 dirancang untuk pasar Amerika Utara, dengan penekanan pada kepatuhan terhadap kode bangunan AS seperti National Electrical Code (NEC). IEC 61730 memiliki cakupan global dan lebih fleksibel untuk berbagai regulasi lokal.

  • Prosedur Pengujian: UL 1703 memiliki beberapa pengujian spesifik, seperti uji pembakaran yang lebih ketat untuk memenuhi regulasi kebakaran AS. IEC 61730 menggunakan prosedur yang lebih terstandarisasi secara internasional, seperti uji kelembapan-beku yang relevan untuk iklim Eropa.

  • Transisi ke UL 61730: UL 61730 adalah versi harmonisasi yang mengadopsi banyak elemen dari IEC 61730, sehingga lebih mudah bagi produsen untuk mendapatkan sertifikasi tunggal yang diterima di berbagai pasar.

Proses Sertifikasi Gabungan

Untuk mendapatkan sertifikasi UL dan IEC, produsen modul PV harus melalui proses berikut:

  1. Pengajuan Produk: Produsen mengirimkan spesifikasi teknis dan sampel modul ke laboratorium UL atau lembaga pengujian yang diakreditasi IEC.

  2. Pengujian Laboratorium: Modul diuji sesuai dengan persyaratan UL 1703 (atau UL 61730) dan IEC 61730, termasuk uji mekanis, listrik, dan lingkungan.

  3. Audit Pabrik: UL melakukan inspeksi fasilitas produksi untuk memastikan konsistensi kualitas.

  4. Sertifikasi dan Pemantauan: Jika lulus, modul menerima tanda UL Listed dan/atau sertifikasi IEC. UL juga melakukan pengawasan berkala untuk memastikan kepatuhan berkelanjutan.

  5. Re-evaluasi: Jika ada perubahan desain atau bahan, modul harus diuji ulang untuk mempertahankan sertifikasi.

Proses ini bisa memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung pada kompleksitas produk dan kesiapan dokumentasi produsen.

Pentingnya Sertifikasi UL dan IEC dalam Industri Fotovoltaik

Sertifikasi UL 1703 dan IEC 61730 memiliki peran krusial dalam industri fotovoltaik karena beberapa alasan:

  • Keamanan Konsumen: Sertifikasi ini memastikan bahwa panel surya aman digunakan, mengurangi risiko kebakaran, kejutan listrik, atau kegagalan sistem.

  • Akses Pasar Global: Sertifikasi UL dan IEC memungkinkan produsen memasuki pasar Amerika Utara, Eropa, dan Asia dengan lebih mudah, karena keduanya diakui secara internasional.

  • Kepercayaan Konsumen: Logo UL dan sertifikasi IEC memberikan jaminan kualitas kepada konsumen, meningkatkan reputasi merek dan daya saing produk.

  • Kepatuhan Regulasi: Banyak negara mengharuskan panel surya memenuhi standar keselamatan seperti UL 1703 atau IEC 61730 untuk mendapatkan izin instalasi, terutama di proyek-proyek besar.

  • Keberlanjutan: Pengujian lingkungan dalam kedua standar memastikan bahwa panel surya tahan lama dan ramah lingkungan, mendukung transisi ke energi terbarukan.

Di Indonesia, pentingnya sertifikasi ini semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan industri energi surya. Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menjalin kerja sama dengan UL untuk mendukung pengembangan standar keselamatan dan keamanan produk lokal, termasuk panel surya, agar dapat bersaing di pasar global.

Tantangan dan Kritik

Meskipun UL 1703 dan IEC 61730 dianggap sebagai standar emas, ada beberapa tantangan yang dihadapi produsen:

  • Biaya Sertifikasi: Proses pengujian dan sertifikasi UL/IEC memakan biaya yang signifikan, terutama bagi produsen kecil atau UMKM di negara berkembang.

  • Kompleksitas Prosedur: Pengujian yang ketat dan kebutuhan audit pabrik dapat memperlambat waktu pemasaran produk.

  • Perbedaan Regional: Meskipun UL 61730 telah menyelaraskan UL 1703 dengan IEC 61730, beberapa pasar masih memiliki persyaratan lokal tambahan, seperti SNI di Indonesia, yang menambah kompleksitas.

  • Peralihan Standar: Transisi dari UL 1703 ke UL 61730 memerlukan adaptasi bagi produsen yang sudah terbiasa dengan UL 1703, termasuk pembaruan dokumentasi dan pengujian ulang.

Alternatif dan Pelengkap Standar

Selain UL 1703 dan IEC 61730, panel surya juga sering diuji berdasarkan standar lain untuk memastikan kinerja dan ketahanan, seperti:

  • IEC 61215: Menguji ketahanan dan kinerja panel surya terhadap kondisi lingkungan, seperti radiasi UV dan siklus termal.

  • IEC 61701: Menguji ketahanan terhadap korosi garam, penting untuk instalasi di daerah pesisir.

  • IEC 62716: Menguji ketahanan terhadap amonia, relevan untuk instalasi di area pertanian.

  • ISO/IEC 17025: Standar untuk kompetensi laboratorium pengujian, memastikan bahwa fasilitas pengujian memenuhi standar internasional.

Standar EN (dikelola oleh CEN, CENELEC, dan ETSI) juga sering digunakan di Eropa sebagai pelengkap IEC 61730, terutama untuk sistem alarm kebakaran dan peralatan listrik. Namun, untuk panel surya, IEC 61730 dan UL 1703/UL 61730 tetap menjadi acuan utama.

Kesimpulan

Sertifikasi dari Underwriters Laboratories (UL) dan standar internasional seperti IEC 61730 memainkan peran vital dalam memastikan keamanan, kinerja, dan keandalan modul fotovoltaik di pasar global. UL 1703, yang berfokus pada pasar Amerika Utara, dan IEC 61730, yang memiliki cakupan global, saling melengkapi untuk menciptakan standar keselamatan yang komprehensif. Harmonisasi melalui UL 61730 telah mempermudah produsen untuk memenuhi persyaratan di berbagai wilayah, meningkatkan akses pasar dan kepercayaan konsumen. Meskipun ada tantangan seperti biaya dan kompleksitas prosedur, manfaat sertifikasi ini—termasuk keamanan konsumen, kepatuhan regulasi, dan keberlanjutan—menjadikannya elemen penting dalam industri energi surya. Dengan dukungan UL dan IEC, serta kerja sama dengan lembaga seperti BSN di Indonesia, panel surya dapat terus mendukung transisi menuju energi terbarukan yang aman dan berkelanjutan.

BACA JUGA: Riset Kehidupan Efektif dan Memahami Sikap Sosialisme: Panduan Komprehensif

BACA JUGA: Politik dan Analisis Ekonomi Negara Antigua dan Barbuda

BACA JUGA: Panduan Lengkap Travelling ke Negara Antigua dan Barbuda: Destinasi, Tips, dan Pengalaman