Rekor Baru, Kapasitas Energi Surya Global Melonjak pada Tahun 2024

Laporan terbaru dari International Energy Agency (IEA) menunjukkan bahwa kapasitas energi surya global mengalami lonjakan signifikan pada tahun 2024. Diperkirakan, tambahan kapasitas listrik dari tenaga surya mencapai lebih dari 400 gigawatt (GW), melampaui pertumbuhan energi terbarukan lainnya.

Pertumbuhan ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk penurunan biaya teknologi panel surya, kebijakan pemerintah yang lebih mendukung, serta peningkatan investasi di sektor energi terbarukan. Cina, Amerika Serikat, dan Uni Eropa menjadi wilayah dengan pertumbuhan energi surya tertinggi, sementara negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, mulai meningkatkan kapasitas PLTS untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara.

Selain itu, inovasi dalam penyimpanan energi melalui baterai semakin meningkatkan efisiensi penggunaan tenaga surya. Teknologi ini memungkinkan energi yang dihasilkan pada siang hari dapat digunakan pada malam hari, menjadikan tenaga surya sebagai solusi yang lebih andal bagi kebutuhan listrik global.

Dengan pertumbuhan ini, tenaga surya diperkirakan akan menjadi sumber energi utama dunia dalam beberapa dekade mendatang, menggantikan bahan bakar fosil dan mempercepat transisi ke sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.